Jumat, 06 Februari 2015

Pengusaha Sukses yang memulai dari nol

Kisah Sukses: 10 Orang Yang Sukses Dari Nol

Kisah Sukses: 10 Orang Yang Sukses Dari Nol pastinya dapat memberi inspirasi, terutama bagi para pengusaha dari nol yang tengah berjuang mengembangkan bisnisnya. Walaupun Anda termasuk orang yang tidak bermimpi untuk menjadi orang kaya, kisah-kisah ini mampu menunjukkan contoh seberapa jauh tekad, keyakinan, dan ketekunan dapat menjadi inspirasi dan faktor pengaruh dalam hidup Anda. Berikut adalah Kisah Sukses: 10 Orang Yang Sukses Dari Nol.

# 10. John D. Rockefeller
sukses dari nol
Rockefeller lahir di Richford, New York dan mempunyai lima saudara. Ayahnya adalah seorang pedagang keliling tetapi sayangnya mempunyai moralitas yang kurang baik. Sebagian besar hidupnya, ayah Rockefeller mencari berbagai trik dan skenario agar ia bisa terhindar dari kerja keras atau tidak bekerja sama sekali. Ketika Ayahnya pergi selama berminggu-minggu, Ibunya yang mengambil alih tugas memimpin keluarga. Setelah dari New York, keluarga Rockefeller pindah ke Moravia dan kemudian ke Owego. John mendapat pekerjaan di sebuah perpustakaan setelah lulus dari sekolah dimana dari sana ia mendapat gaji sekitar $ 50 dalam tiga bulan. Pada tahun 1859, Rockefeller memutuskan untuk mendirikan bisnis dengan seorang temannya yang bernama Maurice B. Clark. Keduanya mendirikan perusahaan kilang minyak yang dikerjakan secara manual bersama-sama dengan dua orang karyawannya. Segera setelah itu, Rockefeller membeli perusahaan Clark bothers dan menamainya Rockefeller & Andrews. Akhir dari cerita, Rockefeller bisa mendirikan Perusahaan Standard Oil dan menjadi miliarder pertama di dunia.
# 9. Liz Murraysukses dari nol
Lahir di Bronx, New York, kehidupan Murray dimulai dengan catatan buruk. Dia terlahir dari orang tuanya yang miskin, terinfeksi HIV, kecanduan narkoba yang tidak mampu menyediakan kehidupan yang layak untuknya. Pada usia sembilan tahun, Murray dan keluarganya hidup di sebuah apartemen yang sangat kotor. Pada usia muda, 16 tahun, Murray ditinggalkan oleh ibunya karena meninggal akibat AIDS. Ayahnya juga menelantarkannya dan pindah ke tempat penampungan tunawisma. Dia bisa duduk disekolah tinggi, tetapi karena kemalangannya ia sering tidur di stasiun kereta bawah tanah, bangku taman, atau di rumah teman. Walaupun tanpa pendidikan yang baik, Murray mampu lulus dalam dua tahun dan bisa masuk kuliah di Harvard. Hari ini, Liz adalah pembicara inspirasional yang berbicara tentang bagaimana tekad dan tidak peduli seberapa keras kehidupan, Anda harus maju terus dan terus berjuang mencapai cita-cita. Banyak film telah dibuat tentang kehidupannya.
# 8. Ozzy Osbourne
sukses dari nol Osbourne lahir di Aston, Birmingham, Inggris. Ayahnya adalah pembuat perkakas dan ibunya bekerja membuat komponen mobil. Orang tuanya bekerja keras setiap hari untuk menghidupi Ozzy dan lima saudara kandungnya. Osbourne tidak bisa berprestasi dengan baik di sekolah karena ia dikatakan menderita disleksia. Karena itu, Ozzy lebih melirik ke arah kegiatan ekstrakurikuler, seperti musik dan drama. Pada usia 15 tahun, Ozzy putus sekolah dan menjadi buruh konstruksi. Dia berganti-ganti pekerjaan antara lain menjadi tukang ledeng, pembuat perkakas, pekerja di rumah potong, dan kemudian menjadi pekerja di pabrik mobil. Osbourne kadang-kadang terlibat masalah dan pernah dituduh sebagai pelaku perampokan sebuah toko pakaian. Dia tidak bisa membayar uang jaminan sehingga ia harus menghabiskan waktu di penjara. Akhirnya, Osbourne memutuskan untuk menjadi penyanyi dari sebuah band lokal dimana ia mendapat pengakuan atas bakatnya. Tak lama kemudian dengan bantuan teman, Ozzy mampu membentuk band sendiri, Black Sabbath. Sepanjang hidupnya, Ozzy berjuang dengan alkoholisme dan penyalahgunaan narkoba. Dia telah dilarang manggung di kota-kota tertentu, berkali-kali ditangkap, dan bahkan menyikasa istrinya, Sharon. Namun, ia masih mampu menghasilkan sembilan album studio, tiga album live, dan singel-single yang masuk top peringkat tangga lagu Inggris.
# 7. J.K. Rowling
Rowling lahir di Yate, Gloucestershire, Inggris, yang dekat Bristol. Saat disekolah, menemukan cintanya pada menulis cerita sukses dari nol fantasi. Dia sering menulis cerita dan menceritakannya untuk adiknya. Rowling sering pindah dari desa ke desa dan sering bepergian. Pada bulan Desember 1990, ibu Rowling meninggal dan dia pindah ke Porto, Portugal untuk mengajar Bahasa Inggris sebagai bahasa asing. Sebelum kematian ibunya, Rowling sudah mulai menulis novelnya yang terkenal Harry Potter. Di Portugal, Rowling menikah, tetapi pasangan itu dipisahkan pada tahun 1993. Dari pernikahan tersebut, dia mempunyai seorang anak perempuan dan mereka berdua pindah ke Endinburgh, Skotlandia. Selama ini, Rowling didiagnosa menderita depresi klinis dan sering mencoba bunuh diri. Sekarang dia tidak bekerja dan hidup sejahtera. Dia mampu menulis dan menyelesaikan novel pertamanya dengan pergi dari kafe ke kafe yang berbeda. Saat ini, kekayaan J.K. Rowling bernilai sekitar $ 1,1 miliar dan telah mampu menjual lebih dari 400 juta buku.
# 6. Richard Branson
sukses dari nol Richard Branson lahir dari keluarga yang layak di Blackheath, London. Orang tua dan kakeknya adalah Hakim Pengadilan Tinggi. Ia menerima pendidikan yang baik, tetapi ia tidak melakukannya dengan baik di sekolah. Alih-alih berfokus pada sekolah, Branson memutuskan untuk mengkonsentrasikan waktunya untuk menanam pohon Natal dan memelihara burung. Namun, kedua proyek tersebut gagal. Pada usia 16, Branson menerbitkan majalah dan kemudian mendirikan bisnis kaset mail-order. Pada tahun 1972, ia mampu membuka beberapa toko kaset, yang ia sebut Virgin Records. Pada 1980-an, toko kasetnya mampu berkembang. Branson menciptakan Virgin Atlantic Airwaves selagi memperluas Virgin Records, yang menjadi label musik. Setelah memulai hidupnya sebagai seorang siswa miskin dan tidak memiliki potensi dalam hidup, Branson kini menjadi orang terkaya 245 di dunia. Dia juga membeli dua buah pulau  di Karibia. Cerita lengkapnya dapat Anda dibaca disini.
# 5. Chris Gardner
Chris tumbuh tanpa mengetahui siapa ayah kandungnya. Ibunya menikah dengan seorang pria yang benar-benar sukses dari nol menghancurkan hidupnya dan kehidupan ibunya. Ia diusir dari rumahnya dan tidak punya tempat tujuan sehingga dia mendaftar di Angkatan Laut. Setelah dari sana, Chris menjadi seorang salesman obat-obatan, menikah, dan mempunyai anak. Namun, industri obat-obatan sedang menurun dan Chris harus menemukan sumber pendapatan baru. Dia menemukan minat sebagai pialang saham, setelah melihat broker saham yang menggunakan Ferrari. Pada saat tersebut, Chris tidak punya uang dan istrinya pergi meninggalkannya. Anaknya menjadi motivasinya, meskipun keduanya sempat sampai tidur di kamar mandi stasiun kereta bawah tanah. Chris mampu lulus ujian lisensi dan diterima bekerja di Sterns Bear. Di sini dia menjadi sales lewat telepon untuk mendapatkan klien. Pada tahun 1987, keadaan berbalik untuk Chris. Dia sudah memiliki rumah dan mulai menghasilkan uang. Pada tahun yang sama, ia mampu untuk merintis perusahaan pialang yang disebut Gardner Rich & Co.
# 4. H. Wayne Huizenga
Wayne lahir di Chicago, Illinois. Pada saat remaja, Wayne dan keluarganya pindah ke Florida, tapi dia akhirnya menyadari sukses dari nol bahwa ayahnya bukanlah sosok yang ia harus contoh. Ayahnya suka menyiksa ibunya, tujuan pindah ke Florida dengan harapan untuk menjaga perkawinan dari perceraian. Namun, ayah Wayne tidak berubah, dan dia terus menerus melecehkan keluarganya. Wayne disana sampai sekolah tinggi dan setelah itu pindah kembali ke Chicago untuk kuliah, namun tak lama kemudian ia drop out. Dia kemudian mendaftar untuk menjadi bagian dari Angkatan Darat dan berlatih disana. Setelah pelatihan ia kembali ke Florida, membeli truk, dan mulai mengambil sampah sebagai bidang bisnisnya. Tanpa disangka, bisnis angkutan sampahnya tumbuh menjadi bisnis yang sangat sukses. Perusahaannya beroperasi di seluruh Florida Selatan dan segera menjadi dikenal sebagai Waste Management Inc. Tak lama kemudian, perusahaan Wayne dikenal di seluruh wilayah Amerika. Wayne juga membeli toko Blockbuster, yang menjadi sukses besar, dan akhirnya bergabung dengan Viacom. Sepanjang hidupnya, Wayne telah mampu memiliki tiga perusahaan yang masuk Fortune 500 Companies.
# 3. Jim Carreysukses dari nol
Jim Carrey lahir di Ontario, Kanada. Awalnya, keluarga Jim itu baik-baik saja. Ayahnya bekerja sebagai akuntan. Tetapi ketika Jim semakin tumbuh besar, situasi keluarganya memburuk. Keluarganya harus pindah ke Scarborough dan mereka semua bekerja di Pabrik Roda Titan. Jim harus bekerja delapan jam sehari dan juga bersekolah. Namun tetap saja sangat sulit untuk menjaga perekonomian keluarga tetap stabil. Setelah keluar dari pabrik ke pekerjaan baru, keluarga Jim bahkan harus tinggal di sebuah mobil van. Akhirnya, Jim memiliki keberanian untuk berdiri dan memutuskan untuk bertindak mewujudkan mimpinya menjadi pelawak. Dia melakukan stand-up komedi secara rutin dan Jim sangat menyukai pekerjaannya. Begitu menyukainya sampai-sampai ia drop out dari SMA. Jim mampu mempertunjukan bakatnya dan akhirnya mendapat peran di komedi situasi yang berjudul The Duck Factory. Dia juga menjadi salah satu pemeran di acara Living Color. Ini adalah titik balik untuk Jim dan sejak saat itu Jim mulai berkecimpung dalam film layar lebar seperti The Mask dan Ace Ventura. Saat ini ia adalah salah satu komedian yang dibayar paling tinggi.
# 2. Andrew Carnegie
sukses dari nol Meskipun Andrew Carnegie terbukti menjadi salah satu raksasa dari era industri, ia pernah menjadi anak miskin dari Skotlandia. Ayahnya adalah penenun alat tenun tangan, tapi begitu era industrialisasi mencapai Skotlandia, pekerjaan ayahnya tidak lagi diperlukan. Selama bertahun-tahun, keluarganya mengalami masa-masa sulit untuk memenuhi kebutuhan, sehingga mereka memutuskan untuk memulai lagi dan pindah ke Amerika. Pada usia tiga belas tahun, Andrew dan keluarganya pindah ke Amerika dan dia mendapatkan pekerjaan di sebuah pabrik kapas. Dia bekerja dua belas jam sehari, enam hari seminggu. Akhirnya dari situ Andrew mendapat pekerjaan sebagai pengirim pesan telegraf. Karena etos kerja yang besar, seseorang dari Perusahaan Pennsylvania Railroad menawarinya pekerjaan, yang memungkinkan dia untuk mendapatkan uang lebih banyak dan membuka jalan baginya untuk menaiki tangga karir perusahaan. Setelah itu dia mulai berinvestasi di perusahaan kereta api dan kemudian mendapatkan untung besar setelah berinvestasi dalam industri baja. Keuntungan tersebut memungkinkan dia untuk memiliki perusahaan baja sendiri, yang mampu memasukan 120 miliar kedalam dompetnya.
# 1. Oprah Winfrey
Cerita tentang kekayaan Oprah mungkin sudah pernah Anda dengar atau Anda ketahui dengan baik. Oprah lahir dari dua orang sukses dari nol remaja yang tidak menikah di Mississippi. Setelah ia lahir, kedua remaja tersebut mengakhiri hubungan mereka. Oprah dibesarkan oleh neneknya yang miskin dan tidak mampu memberi banyak, tapi dia mengajari Oprah membaca sebelum usia tiga tahun. Ketika Oprah berusia enam tahun dia pindah ke kota Milwaukee untuk tinggal bersama ibunya. Walaupun dengan berbagai keterbatasan, Oprah berprestasi secara akademis. Oprah menjadi pemberontak dan lari dari rumah, hal ini memaksa ibunya mengirimnya untuk tinggal bersama ayahnya di Tennessee. Dia menjadi mahasiswa yang luar biasa dan banyak orang kagum kepadanya. Dia bekerja dari host radio ke pembaca berita, dan kemudian menjadi host televisi. Saat ini, dia memiliki acara dan saluran televisi sendiri serta majalah.

Pengusaha Sukses yang memulai dari nol

Pengusaha Muda yang Merintis Usahanya Dari Nol Hingga Sukses

OPINI :2 Juni  2014

1383654523200681094
Menjadi seorang  wirausaha muda sukses itu tak semudah membalikkan telapak tangan dan juga tak sesulit mengambil bintang di langit. Banyak proses yang perlu di lalui, banyak pengalaman yang perlu didapati dan juga banyak hal yang masih perlu dipelajari.
Untu kitu, selagi masih muda, mencobalah untuk berbisnis atau berwira usaha. Tak perlu usaha yang memerlukan modal berjuta-juta. Cukup dengan modal yang minim atau menjalankan usaha tanpa modal usaha yang dijalankan akan berhasil dan sukses.
Bicara mengenai wirausahawan muda yang sudah sukses. Sebenarnya di Indonesia sudah banyak sekali, walaupun tingkat kesuksesan seseorang itu berbeda-beda.
Seperti seorang anak muda yang bernama Ayudia Hapsari yang mulai berbisnis ketika masih sekolah dari tahun 2008 hingga sekarang. Dengan di bantu ibunya ia bisa menjual sekitar 8 cake setiap minggunya, itupun dengan modal yang sangat minim sekali.
Tidak mempunyai latar belakang bisnis, ia lulusan dari Universitas Pendidikan Indonesia Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni jurusan Bahasa Indonesia. Motivasi ia membuka bisnis adalah “ingin membuka lapangan pekerjaan sendiri dan bias mempekerjakan orang lain dibandingan meminta dan mengemis pekerjaan kepada orang lain” itu ucapnya dalam obrolan kami. Sasaran pembeli utama ia adalah kalakang Mahasiswa, maka dari itu tidaklah heran harga yang ditawarkan cukuplah terjangkau.
Bermula dari berjualan di kampus dengan penghasilan yang tidak menentu dan sekarang ia sudah mempunyai penghasilan tetap sebesar 2,5juta/bulannya, “tidaklah mudah mendapatkan hasil manis seperti itu ada jatuh bangunnya dalam suatu bisnis dan itu yang membuat bisnis kita maju” itu yang diuraikannya.
Dalam keinginannya untuk menjalankan bisnis pastry itu. Kemudian dia berkeinginan mempunyai lebel sendiri agar bias dikenal oleh orang banyak. Dan pada Juli 2012 ia mempunyai lebel untuk bisnisnya yang diberi nama Tina Licious Bandung.
Dan sekarang bisnisnya pun dikenal di berbagai Universitas Negeri di Bandung. Agar bisnisnya semakin diminati oleh kalangan Mahasiswa khususnya ia membuat strategi bisnisnya dengan memasang iklan-iklan di berbagai akun twitter Universitas di Bandung dan memberikan bonus kue di berbagai kuis di akun twitternya. Itulah strategi bisnis yang cukup baik untuk memulai bisnis.
“Berbisnis itu bukan hanya mencari penghasilan, didalam bisnis kita juga belajar untuk bersabar, berbagi dan bangkit juga pantang menyerah.” Itulah yang menjadi semangat dalam berbisnisnya.

Pengusaha Sukses Dari Nol
BasKo atau nama lengkapnya Basrizal Koto lahir di Pariaman, SumBar tahun 1959.  Ia seorangpengusaha sukses berbisnis di banyak bidang, seperti: media, percetakan, pertambangan, peternakan, perhotelan properti, dan lain-lain. Masa kecilnya yang serba kekurangan memaksanya bekerja keras dan bertekad kuatmelawan kemiskinan. Dia tak mau menyalahkan keadaan. Karena memangmemang sudah takdirnya dilahirkan dari keluarga yang serba kekurangan. Menyalahkan takdir, sama dengan menggugat ketentuan ALLAH, katanya. Dia benar-benar memulainya dari nol. Jangankan modal uang, sodal pendidikan pun dia tidak punya. Basko, bahkan tidak menamatkan Sekolah dasarnya. Seperti kita paham, budaya lelaki di Sumatera Barat adalah budaya perantau. maka, dengan ijin ibundanya, pada saat kelas 5 SD, ia memilih untuk merantau ke Riau, dibanding meneruskan sekolahnya.
Basrizal Koto Pengusaha Sukses yang Tak tamat SD
Basrizal Koto Pengusaha Sukses yang Tak tamat SD

Apa kunci suksesnya?

Sebelum pergi, ibunya memberi nasehat panjang padanya. Dan intinya adalah 3K, yaitu  pandai ber-Komunikasi, cari segala Kemungkinan, manfaatkan Kesempatan dan peluangnya, serta bekerjalah dengan Komitmen yang tinggi. Prinsip inilah yang ia diterapkan dalam bisnis-bisnisnya hingga seperti sekarang. Dia ingat, pertama kali di Riau, ia berangkat saat fajar ke terminal bis dan menawarkan diri menjadi kondektur oplet. Kehidupan menjadi kondektur oplet itu memberinya banyak pelajaran hidup soal komunikasi dan komitmen itu. Selain menjadi kondektur, beliau juga pernah berjualan pisang, petai, jadi supir hingga jadi makelar kenderaan. Semua dijalaninya sebagai sebuah proses pembangunan dirinya.
Terampil komunikasijaringanmenepati janji, dan menjaga kepercayaan akhirnya membawa kesuksesan untuk menaklukkan kemiskinan, membangun kerajaan bisnis, dan menciptakan lapangan kerja.
Jumlah perusahaannya kini telah mencapai 15 perusahaan, dan sejak 2006 dia juga terjun ke bisnis pertambangan batu bara di Riau, menyediakan TV kabel dan layanan internet di Sumatera. Beberapa perusahaan yang masuk Grup MCB miliknya adalah PT Basko Minang Plaza (pusat perbelanjaan), PT Cerya Riau Diri Printing (CRMP) (pencetakan), PT Cerya Zico Utama (properti), PT Jaya Bastara Muda (tambang batubara), PT Riau Agro Mandiri (penggemukan, impor dan ekspor ternak), PT Agro Mandiri Riau Perkasa (pembibitan, pengalengan daging), PT Indonesian Mesh Network (TV kabel dan Internet), dan PT Hotel Best Western dan sekarang berganti nama menjadi Premier Basko Hotel Padang.
Ketika ditanya apakah yang membuat pak Basko mampu berkembang dan bertahan terus, maka beliau menuliskan rangkaian kalimat berikut, yang sangat menginspirasi saya:
Tidak ada kata menyerah.
Tidak ada kata menyalahkan atas kemiskinannya.
Tidak ada kata kecewa dan keluhan.
Tidak ada kesombongan.
Tidak ada kebencian.
Tidak ada kedurhakaan kepada orang tua.
Tidak ada kata memanjakan anak-anaknya.
Tidak ada kata malas.
Tidak ada kata tidak bisa.
Tidak ada behenti, terus berlari.
Tidak ada kata tidak layak.
Tidak ada kata nyaman.
Tidak ada kata tidak bersyukur.
Kecuali kata terima kasih Ya Allah atas segala-galanya.
H.Basrizal Koto
Kisah Sukses Sunarno, dari Pemulung menjadi Milyarder 
Kisah Sukses Sunarno, dari Pemulung menjadi MilyarderBapak Sunarno namanya, ia adalah mantan pemulung yang sekarang menjadi orang kaya berkat ketekunannya menjalankan bisnis MLM Forever Young Indonesia. Dulu ia mencari nafkah dengan mengais-ngais sampah. Kini ia jadi jutawan MLM karena mensukseskan orang lain.
Jangan sekali-kali meremehkan profesi seorang pemulung. Lewat bisnis MLM nya, pemulung ini bisa jadi jutawan. Setidaknya begitulah yang dialami Sunarno“Saya sendiri tidak membayangkan, setelah menemukan usaha ini ternyata kok lebih cepat daripada rekan-rekan yang lebih mapan dan berpendidikan,” tutur pria kelahiran Solo, 5 Agustus 1961 ini. Tentunya berkat satu hal. Kerja Keras.
Prestasi yang diraihnya memang paling cepat dibanding yang lain. Hanya dalam kurun 27 bulan, ia berhasil menempati peringkat Senior Network Director, posisi tertinggi di Forever Young MLM. Jaringannya kini sudah lebih dari 100 ribu orang, tersebar di seluruh Indonesia. Seiring dengan itu, penghasilan di atas Rp15 juta per bulan, sepeda motor, mobil, rumah, dan berbagai bonus wisata ke luar negeri telah dinikmatinya.
Lantaran lahir dari keluarga miskin, Sunarno hanya bisa menamatkan SD. Lebih prihatin lagi, sejak kecil ia sudah yatim piatu. Terpaksa ikut orang ke beberapa kota, jadi kacung untuk sekedar bisa hidup. Tapi itu tidak lama dilakoni. Ketika kembali ke Solo, akhirnya ia memilih profesi pemulung. Kok jadi pemulung? “Saya bosan jadi kacung yang selalu disuruh-suruh orang. Jiwa saya ingin kebebasan,” jawabnya.
Tinggal di daerah kumuh yang berjarak 500 meter dari tempat pembuangan sampah. Pekerjaannya mengais-ngais sampah, mengumpulkan barang bekas. Plastik dan kardus jadi incarannya. Setiap hari ia bersama teman-teman menanti datangnya truk sampah. Begitu mobil pembawa rejeki tiba, mereka berlarian mendekat, lalu berebut barang-barang bekas – siapa cepat, dia dapat. “Apalagi yang namanya balung (tulang sapi). Itu ibarat emas bagi kami. Nilainya tinggi kalau dijual,” jelas ayah dua anak ini.
Ia sendiri pernah merasa amat bahagia sewaktu mendapatkan bonggol kubil (kol). Soalnya “benda berharga” itu didapatnya setelah mengalahkan beberapa saingan. Lewat “kompetisi” yang ketat ia berhasil mendapatkannya. “Hati saya bangga dan puas karena itu suatu prestasi,” katanya tersenyum. Ada satu hal lagi yang membahagiakan hatinya, yaitu saat menyetel radio tatkala masih hidup di kolong jembatan.“Sayangnya tak terkira, sama bahagiannya dengan orang naik Mercy atau Volvo,” tambah ayah tiga anak ini.
Sinar terang perubahan hidup mulai tampak pada 1994, ketika tetangganya memperkanalkan bisnis MLM. Hampir tiap hari tetangga sebelah bercerita, walau kadang-kadang ia tidak menangkap maksudnya. Maklum cuma lulusan SD. Jangankan ngerti, untuk hafal nama MLM yang berbahasa Inggris itu saja susah banget. “Seminggu belum hafal,” katanya tertawa. “Tadinya saya nggak mikirin. Tapi lantaran sering dengar dan lihat, lama-lama hafal juga.”
Kuncinya Yakin
Setelah belajar dan ditempa dalam berbagai training dan seminar, dalam hatinya timbul keyakinan. Mulailah ia menjalani bisnis MLM sepenuh hati. Pagi hari, sesuai profesi, ia cari barang-barang bekas. Siangnya, setelah
mandi, pergi memprospek orang.
Di usaha apa saja pasti ada tantangan. Sunarno pun begitu. Dibilang ngeyel atau mimpi, itu masih halus. Soalnya, ada yang mencercanya bagai cicak makan tiang. Namun itu tidak mengecilkan hatinya, sebab sejak kecil ia sudah terbiasa dengan kompetisi dan tantangan. “Itulah yang mendorong saya untuk maju. Orang gagal itu biasanya engga mau menghadapi tantangan. Kalau engga siap mental, yang paling mudah dilakukan adalah berhenti,” kata pria yang gemar bertani ini.
Menurut Sunarno, kunci keberhasilannya hanya satu: keyakinan. Sebab keyakinan itu seakan-akan kenyataan. Ia tumbuh dari penguasaan materi dan belajar dari orang-orang sukses. Bila ingin sukses, bergabunglah dengan orang-orang sukses, minimal ketularan. Motivasinya dalam berusahan sederhana saja: kalau orang lain bisa, kenapa saya tidak bisa. Pasti bisa!
Lucunya, dulu karena tinggal di tempat kumuh, sebagian orang belum mau menerima ajakannya. “Kalau kamu berhasil, baru saya mau ikut,” kata mereka. Namun setelah berhasil, Sunarno menagih janji. Mereka menjawab, “Lha iya, terang saja Pak Narno sekarang sudah berhasil kok.” Jadi lagi-lagi saya yang disalahkan, katanya sembari tertawa kecil. “Itu soal mental. Semua itu kembali ke pribadi masing-masing.”
Bila teringat kehidupan masa lalu, Sunarno masih diliputi rasa haru. Jadi ketika dapat fasilitas rumah dari MLM, Sunarno sengaja memilih di Mojosongo, daerah yang ia huni dulu agar tidak lupa pada sejarah. Tapi bila dulu orang meremehkannya, sekarang lain, “Kalau lingkungan butuh sesuatu, saya yang lebih dulu dimintai sumbangan,” ujarnya.
Kesan dan Pesan
Kehidupan itu, menurut Sunarno, ibarat tiada gelombang yang indah tanpa menerjang karang. Banyak orang mendambakan hidup aman, damai, tenteranm, bahagia dan sejahtera. Hidup seperti ini ideal sekali. “Bagi saya hidup itu sederhana saja, minimal kita punya cita-cita, yaitu sukses dalam segala bidang. Tapi untuk itu diperlukan tindakan, rencana, tujuan, komitmen, keyakinan, mengenal diri, dan cinta. Itu semua merupakan mata rantai yang tak terpisahkan.”
Sebelum berpisah, ia berpesan kepada rekan-rekan dalam jaringannya dan untuk semua orang pada umumnya agar tidak gampang menyerah, siap dikritik, semangat menyala-nyala, selalu berjuang, rela berkorban, dan berdoa. Beranilah mengambil keputusan, karena keputusan itulah langkah awal sukses.” 
Kesimpulan
Dari kisah hidup pak sunarno ini saya bisa mendapat pelajaran yg berharga.bahwa untuk meraih sesuatu yg kita harap kan kita harus terus berjuang untuk meraih apa yang kita ingin kan dan bahwa kita harus juga mengingat roda kehidupan itu juga berputar.

- See more at: http://kisahsukses.info/kisah-sukses-sunarno-dari-pemulung-menjadi-milyarder.html#sthash.m0XOXJg1.dpuf